Posts

Penduduk Asli Dataran Mongondow

Image
 Oleh : Rustam Lii Damopolii.  INTAU IN POLIYAN(POLIAN) Intau in POLIYAN merupakan penduduk asli dataran MONGONDOW /Lopa' in Lolayan berasal dari Dumoga yg merupakan percampuran penduduk awal DUMOGA  sebelum era MOKODOLUDUT di Bumbungon. Penduduk awal DUMOGA sebelumnya menempati tempati di seputaran Kampung tua Doloduo/desa TORAOT sekarang.Kemudian sebagian menempati MAHAG, PONIKIAN, TOLOT dan Tapa' Linggot.Mereka hidup secara berkelompok dan membuat kebun berpindah pindah. Suatu Ketika Kelompok Mahag dan TOLOT berselisih paham sehingga Kelompok TOLOT merasa tdk nyaman sehingga Seorang yg di tuakan kelompoknya yg bernama BARORONGAN mengajak kelompoknya mencari tempat yg baru. BARORONGAN Membawa kelompoknya kearah timur arah Matahari terbit dgn keyakinan bahwa dibalik pegunungan yg mengelilingi sejauh mata memandang pastilah ada dataran yg dapat di tempati.Dalam perjalan mereka singgah dan beristirahat di kuala kecil dgn batu batu putih sehingga mereka menandai tempat ini ...

Raja Nicolaas Ponto

Image
Makam Raja Nicolaas Ponto.  Slakbom keluarga Ponto-Pontoh.   Raja Siau  Nicolaas Ponto bertahta di Siau 1839 - 1850 anak dari Raja Bolang itang ,Salmon Muda Ponto dengan Permaisuri Filipina Jacobus Silagondo ( Putri Raja Siau ).  Naik tahta berdasarkan keputusan Majelis Kerajaan Siau yg diketuai President Raja Balandatu Lohitundali.  Raja Nicolaas Ponto tercatat beristri Inolat Manoppo ( Putri Raja Bolaang Mongondow ) dan Boki Kalute.  Dari Permaisuri Inolat Manoppo beliau tidak berputra.  Dari Boki Kalute ini beliau tercatat di karuniai Putra Terri Ponto dan Tahulending yg menikah dengan Suwaneng.  Pada saat Raja Nicolaas Ponto wafat ,Terri Ponto masih anak-anak ( belum dewasa ). Putranya Terri Ponto diangkat menjadi Mayor ( Komandan Kerajaan ) Siau pada masa pemerintahan Raja Jacub Ponto.  Sebelumnya Terri Ponto menjabat sebagai Kapita Ratu ( Kapiten  Pasukan Pengawal Raja ). Source:  - Bpk.Jupiter Makasangkil II. - Buku Sejarah K...

Ramopolii Raja Bolaang

Image
Source: Kaart Van Celebes 1900 Stanford Libraries. Suatu kisah lain menerangkan ketika raja Ramapolei menguasai Bolaang, saudara perempuannya Sawulaon jatuh sakit karena berduka atas kematian anaknya Maidangkai. Lalu Ramapolei memerintahkan 25 anak buahnya yang pemberani untuk membawa Sawulaon ke arah timur-laut dan bilamana ia dalam perjalanan meninggal dunia, mereka harus menguburnya di tempat dimana ia menghembuskan nafasnya terakhir dan mereka harus pula menjaga makamnya itu. Ternyata Sawulaon tewas dalam perjalanan dan di tempat dimana jenazah dimakamkan oleh para pengikut raja ditanami sebatang pohon wulan didekatnya. Mereka juga rela menghentikan perjalanan mereka  dan mendiami tempat ini. Penduduknya bertambah banyak dan akhirnya terbentuklah suatu suku Panosakan. Di daerah bagian pesisir dibangun suatu negeri baru yang diberi nama pohon yang telah ditanami dekat makam Sawulaon, yakni Wulan yang kemudian hari disebut Belang . Lutam Mokosambul kemudian mendirikan negeri Muag...

Raja Jacub Ponto & Kerajaan Kaidipang

Image
    Nisan Raja Jacub Ponto  Source: Kesultanan dan Kerajaan Indonesia.  Bermula dari Perkawinan antara salah satu Leluhur Marga Ponto-Pontoh, Yakni Piantai dengan Linkoa- Lingkan Korompot,yang salah satu keturunan nya adalah Putri  Nanggio ,yg kelak menjadi Istri/ Permaisuri Raja Bolang Itang  Daud Ponto.  Source: Prof Usup / Universiteit Leiden   Seperti yg terlihat pada bagan diatas Perkawinan Piantai ( Bolang itang) dengan Lingkan ( Kaidipang) menurunkan Nanggio yang kelak menjadi Permaisuri Raja Daud Ponto ( Raja Bolang itang ). Source : Slakbom Marga Ponto-Pontoh olh Danto Medan Pontoh & Rivi Babay .  Dari Pasangan Raja Daud & Permaisuri Nanggio ini lahirlah  Jacub Ponto yg kelak menjadi Raja Siau . Diangkat menjadi Raja Siau pada tanggal 26 September 1850, menggantikan pamannya Nicolaas Ponto. Ia meneken perjanjian dengan Residen Manado W.C.Happe 8 Juni 1865 serta kontrak 11 Desember 1884 dan 26 November 1885 dengan Residen...

Bolang Itang dan Kaidipang jaman pendudukan Jepang

 Bolang Itang dan Kaidipang Jaman Penjajahan Jepang. 📚 Bolaang Mongondow, terdapat bolaang Mongondow Succo yang di bentuk oleh letnan udara Heriuti dan raja-raja yang ada dalam lingkungan Bolaang Mongondow Succo, ialah Ram Suit Pontoh (Kaidipang) Muhamad Taraju Datungsolang (Bintauna), Arie Van Gobel (Molibagu/Bolaang Uki) Henny Jusuf Cornelia Manopo (Bolaang Mongondow) dan Muhamad Tarungku (buol). Mereka semuanya datang di Langowan Minahasa dan menyerahkan semua kekuasaan kepada Jepang (Jendral Mori) segala sesuatu yang ada hubungannya kepangkatan sebagai raja, seperti bintang jasa, pakaian kebesaran dan dokumen-dokumen penting lainya bintang jasa ‘oranye Van Massau’ 2 buah milik Raja Ram suit Pontoh turut serta diserahkan.raja-raja itu kembali ke tempat masing-masing sbagai kepala Pemerintahan di bawah Kuasa dan pengawasan Jepang. Di kerajaan Kaidipang Besar pimpinan pemerintahannya berganti nama yaitu raja R.S.Pontoh menjadi succo, jogugu (Hassan Rum Pontoh) menjadi gunco, Mars...

Hasta Mandala VI

Image
                 ( surya majapahit) source : newsantara F.E.Tangkudung Pada Pupuh 13, 14 dan 15, menjelaskan secara rinci wilayah Nusantara. Wilayah Udamakatraya sendiri masuk ke dalam Mandala VI. Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara ternyata merupakan bagian dari Kerajaan Majapahit di masa lampau. Saat itu, kepulauan paling utara di Indonesia ini bernama Udamakatraya. Hal itu tertulis dalam kitab Negarakertagama, kitab kuno Kitab ini merupakan karya sastra yang lahir pada zaman Kerajaan Majapahit saat diperintah raja keempat, Hayam Wuruk (1350-1389), yang bergelar Maharaja Sri Rajasanagara.   Buku Kitab Negarakertagama merupakan karya termasyhur pujangga sastra terkenal saat itu, Mpu Prapanca yang ditulis tahun 1365. Ini merupakan kakawin Jawa kuno yang banyak menceritakan masa kejayaan Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Dalam kitab tersebut, pada pupuh 14.4 terdapat kata ‘Udamakatraya’. Transkrip tersebut jika terjemahan dalam b...

Teori Asal usul nama Ponto

Image
Dokumen berbahasa Perancis Pigafetta seorang Venesia  Itali  yg ikut dalam armada Ferdinand Magellan {orang Eropa yg pertama ke Nusantara} tahun 1521, di kepulauan Sangihe tgl 6 November  mereka bertemu " Raja Ponto " ( 1)   Apabila dilihat dari tahun bertemunya Pigafetta yg ikut dalam rombongan Ferdinand Magellan, dengan Raja Ponto ,  maka yg dimaksud adalah Lokongbanua II  ( 1510 - 1549 ) yang nama lain nya Raja Pontoulune. Merupakan sapaan adat tua. Ponto berarti yang selalu di ingat/ dikenang.  Ulune berarti Pendahulu yang memulai asal sesuatu. (1a) Ini adalah suntingan dari silsilah Raja Soleman Ponto (4)  ( Tabukan - Sanghie ) , dimana tercatat nama Gandalangi juga salah satu Raja kerajaan Bowongtehu ( Manado Tua ) kawin dengan Ngiangdampele. Raja raja  Sangihe dan Siau bernama Ponto. Pontoralage, Mahadia Ponto, Pontolumagat, Pontowuisang,  Pontoulune ( Lokongbanua II) Nanti bertahtanya para Pangeran Kerajaan Bolang itang di S...